SeputarPati.Com-Masyarakat Desa Koripandriyo Kecamatan Gabus Kabupaten Pati, mengelar kirab budaya sedekah bumi. Setidaknya ada 5 gunungan hasil bumi, tumpeng nasi serta jajanan pasar dikirab ribuan warga, diikuti kepala desa beserta perangkatnya dengan tertib mengikuti prosesi kirab budaya. Rabu (14/6/2023)
Hadir dalam acara sedekah bumi tersebut, Kapolsek Gabus, AKP Daffid Paradi, SH, Kepala Desa Koripandriyo Sukahar, Babhinkamtibmas, Puskesmas , tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, karang taruna dan undangan lainnya
Dalam Kesempatan itu kepala desa Sukahar menyampaikan terima kasih kepada semua warga yang telah mendukung acara sedekah bumi ini dan khususnya pada semua panitia yaitu karang taruna “Tunas Muda” desa Koripandriyo.”Begitu semangat dalam ikut melestrarikan tradisi sedekah bumi dan warga juga luar biasa antusiasnya meriah sekali,”ucapnya
Sukahar mengungkapkan, tradisi sedekah bumi harus terus lestari. Adanya kirab budaya juga merupakan ungkapan rasa syukur warga, atas limpahan nikmat dari Allah SWT. “Kirab ini juga merupakan bentuk rasa syukur semoga semua warga desa Koripandriyo makin makmur dan berkah,” ungkap Sukahar
Lanjut Sukahar, selain gelaran kirab budaya sebelumnya ada selamatan khusus perangkat desa dan malamnya juga
selametan yang dilakukan semua warga dan pagelaran hiburan kethoprak “Cahyo Mudho” dengan lakon Among Tani (Joko Tani).”Bahwa kegiatan kirab budaya sedekah bumi sudah menjadi agenda kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh masyarakat desa Koripandriyo,”ujarnya
Sebelum kirab diberangkatkan Kapolsek Gabus AKP Daffid Paradi, SH, menyampaikan adanya kirab budaya ini semoga bisa terlaksana dengan baik, lancar dan tertib.” Kami ucapkan terima kasih pada pemuda pemudi karang taruna agar tetap menjaga keselamatan dijalan kesuksesan kirab tak lepas dari partisipasi warga yang gotong royong menyemarakkan acara ini,”tuturnya.
Panitia kirab budaya, Nurhadi, mengatakan ribuan orang menjadi peserta kirab budaya ini. Peserta berasal dari pelajar tingkat TK/SD/MI dan warga, sejak digelar kirab budaya, antusias masyarakat terus meningkat. kegembiraannya kirab bersama semua warga begitu semangat meskipun lelah namun sangat senang,” katanya.
Kirab dimulai dari halaman Balai Desa Koripandriyo dan diarak disepanjang jalan desa selanjutnya gunungan hasil bumi sampai dihalaman rumah kepala desa warga rela berdesakan untuk memperebutkan gunungan.
Gunungan merupakan hasil karya warga dari hasil ladang dan
sawah, yang disusun menjadi gunungan setinggi tiga meter diperuntukkan
warga dan tumpengan, jajanan pasar dinikmati bersama -sama warga sebagai wujud
rasa syukur dalam kebersamaan. (Dik)