![]() |
| Pejabat Fungsional Penata Kelola Jalan dan Jembatan Eny Istiana |
Seputarpati.com-Pemerintah Kabupaten Pati melalui melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) tahun 2026, memastikan akan membongkar lima jembatan karena kondisi struktur yang dinilai rusak dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, melalui Pejabat Fungsional Penata Kelola Jalan dan Jembatan, Eny Istiana mengatakan, lima jembatan yang akan dibongkar memiliki ukuran dan karakteristik berbeda.Pada tahun 2026 ini, Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, untuk penggantian jembatan, ada lima yaitu , pertama, dari wilayah selatan mulai jembatan jalan Desa Beketel – Kayen, kedua, Jembatan Sukopuluhan- Winong, ketiga, Jembatan Bolo Agung-Trimulyo di Kayen, keempat, jembatan Blaru-Dadirejo dan kelima di TPI Puncel
![]() |
| Jembatan Blaru-Dadirejo |
“Kami bongkar total dan akan diganti dengan bangunan baru. Pembongkaran jembatan tersebut menjadi bagian dari program besar penanganan infrastruktur jalan Kabupaten Pati pada 2026. Tahun ini, total anggaran mencapai Rp 6 miliar,1,8 juta. pergantian jembatan itu rusaknya parah tidak bisa direhabilitasi, jadi harus dibongkar total dibuat yang baru karena sudah masuk kategori penanganan penggantian jembatan,”jelas Eny Istiana.saat ditemui diruang kerjanya.Kamis (12/02/26)
Eny
menambahkan Program ini menjadi salah satu prioritas utama untuk memperkuat
konektivitas antarwilayah, terutama di kawasan dengan tingkat mobilitas
masyarakat yang tinggi.”Untuk mulai pengerjaan karena jembatan ini dialiran
sungai biasanya untuk tahun-tahun kemarin proses pengadaan itu sekitar bulan
April, karena Bulan Maret diperkiraan masih turun hujan, adanya pembongkaran
dan pembangunan jembatan baru ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan
pengguna jalan,”jelasnya. (Dik)

