Seputarpati.com-Kebahagiaan menyambut kelahiran anak ketiga tengah dirasakan Dian Budi Setiawati (33), warga Desa Juanalan, Kabupaten Pati. Di sela kesibukannya menjalankan usaha rumah makan sederhana, Dian harus mempersiapkan diri menjalani persalinan melalui operasi caesar (SC) di RSUD RAA Soewondo Pati.
Kehamilan ketiganya membawa cerita tersendiri bagi Dian. Setelah menjalani pemeriksaan kehamilan, dokter menginstruksikan agar persalinan dilakukan melalui operasi SC karena pada persalinan sebelumnya Dian juga melahirkan melalui tindakan yang sama. Kondisi tersebut membuat Dian harus mempersiapkan diri kembali menghadapi proses operasi sekaligus menyambut buah hati ketiganya.
“Sebagai seorang ibu tentu saya sempat merasa khawatir karena harus menjalani operasi lagi, tetapi saya berusaha tetap tenang dan berpikir positif. Saya hanya ingin proses persalinan berjalan lancar dan saya serta bayi saya dalam kondisi sehat,” ujar Dian, pada Jumat (08/09/26).
Kekhawatiran tersebut perlahan teralihkan ketika Dian mendapatkan pelayanan di RSUD RAA Soewondo Pati. Ia mengaku mendapatkan pelayanan yang baik selama menjalani proses persalinan sebagai peserta JKN, sehingga dirinya merasa lebih nyaman dan dapat berkonsentrasi pada kondisi kesehatan dirinya serta bayi yang akan dilahirkan.
“Selama mendapatkan pelayanan saya merasa nyaman dan sangat terbantu dengan pelayanan dari petugas rumah sakit. Saya juga bersyukur karena sebagai peserta JKN, saya bisa menjalani operasi sesuai arahan dokter tanpa harus memikirkan biaya pelayanan,” ungkap Dian.
Bagi Dian, manfaat JKN tidak berhenti pada pelayanan yang diterimanya selama berada di rumah sakit. Kepesertaan JKN juga memberikan ketenangan secara finansial, terutama karena penghasilannya sebagai pengusaha rumah makan sederhana tidak selalu menentu setiap hari sehingga biaya kesehatan dalam jumlah besar berpotensi menjadi beban bagi keluarganya.
“Kalau saya perkirakan biaya operasi SC tersebut jika harus ditanggung sendiri, saya harus menyiapkan dana kurang lebih Rp20 juta, untung saya sudah terdaftar sebagai peserta JKN aktif jadi saya merasa aman dan tenang,”pungkasnya sambil sesekali melihat anaknya.
Pengalaman tersebut membuat Dian semakin memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Menurutnya, seseorang tidak pernah tahu kapan membutuhkan pelayanan kesehatan, sehingga menjadi peserta JKN dan menjaga kepesertaan tetap aktif merupakan bentuk persiapan bagi diri sendiri dan keluarga.
“Sebagai seorang ibu sekaligus pelaku usaha kecil, saya merasa keberadaan JKN memberikan perlindungan yang sangat berarti. Saya berharap masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan dapat segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN dan memastikan kepesertaannya tetap aktif agar dapat merasakan manfaatnya ketika membutuhkan pelayanan Kesehatan seperti saya,” tuturnya mengakiri cerita.
Kelahiran anak ketiganya akhirnya tidak hanya menjadi momen kebahagiaan bagi Dian dan keluarga. Pengalaman tersebut juga menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai kesibukan dan ketidakpastian penghasilan, memiliki perlindungan kesehatan dapat memberikan rasa aman ketika keluarga menghadapi kebutuhan pelayanan medis. (H/D)
Tags
Kesehatan