Seputarpati.com- Ratusan warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu , Kabupaten Pati, antusias menerima sertipikat tanah elektronik, Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026, melalui Kementerian Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pati, Kamis (8/10/2026).
Penyerahan sertipikat berlangsung di Aula Kantor Balai Desa Tlogorejo dilakukan langsung Ketua Tim I BPN PTSL, Novianto Ribut Subagyo, S.I.P bersama Plt.Camat Tlogowungu Mohamad Rony, Kepala Desa Suharno, S.H.yang didampingi Babinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa serta panitia PTSL
Ketua Tim I PTSL Novianto Ribut Subagyo, S.I.P mengatakan, sertipikat ini merupakan hasil kerja sama petugas BPN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam melengkapi persyaratan program PTSL. “Pada hari ini sebanyak 216 sertipikat tanah elektronik dibagikan. Dari 216 sertipikat tersebut yang 35 merupakan sertipikat aset desa dan perlu diketahui, Ini adalah program Presiden melalui Kementerian ATR/BPN untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujarnya
Lebih lanjut Novianto Ribut Subagyo mengatakan bahwa 216 bidang tanah tersebut telah melalui tahapan pengukuran dan penelitian yuridis sesuai prosedur.”Saya berpesan kepada warga agar sertipikat yang telah diterima dijaga dengan baik karena sertifikat elektronik berbeda dengan sertipikat tanah konvensional , data pertanahan tersimpan secara digital dalam sistem BPN dan dilengkapi QR Code untuk memudahkan pengecekan keaslian.”jelasnya
Kepala Desa Tlogorejo Suharno, menyampaikan apresiasi kepada ATR/BPN yang telah mendampingi warga dalam proses pendaftaran tanah.“Terima kasih untuk panitia PTSL dan ATR/BPN yang sudah mendampingi warga Desa Tlogorejo. Adanya sertifikat tanah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik secara hukum maupun ekonomi,”ujarnya kepada seputarpati.com saat ditemui disela-sela penyerahan sertifikat
Suharno
menambahkan, Dalam penyerahan sertifikat ini, sebanyak 216 sertifikat tanah
elektronik diserahkan kepada masyarakat, sementara 35 sertifikat merupakan
untuk aset desa, selebihnya sebanyak 181 sertipikat untuk warga .”Alhamdulillah
ini tahun ke-3 yang semula lintas sektor, lintas sector lagi namun kali ini
PTSL”katanya. (Dik)
