Seputarpati.com-Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati memperkuat edukasi pengelolaan sampah melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah). Program Gerakan Indonesia ASRI ini selaras dengan permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Pati.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ragil Nurwahyudi, S.Si, M. Ling, sebagai narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, saat FGD, yang digelar di ruang Kembang Joyo Setda, pada Senin (20/4/26)
Acara yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Wimpi Adhy Aria itu, dihadiri dari Forum Wartawan Pati (FWP), angggota Komisi C DPRD Pati, Karmijan dan Moh.Ulin Nuha
Dalam paparanya Ragil Nurwahyudi, S.Si, M. Ling, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah melalui komunikasi, informasi dan edukasi itu diharuskan oleh Kementrian Lingkungan Hidup, setiap daerah diminta untuk membuat rencana kerja untuk komunikasi, informasi dan edukasi..”Dan Alhamdulillah mengenai pengelolaan sampah ini sudah saya sampaikan kepada Kementrian Lingkungan Hidup,” jelasnya
Lebih lanjut Ragil mengatakan mengenai penilaian Adipura berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, dimana saat ada penilaian hanya sekali datang, namun kali ini berlangsung dari awal tahun sampai akhir tahun, dan setiap ada penilaian Tim penilaian akan datang selama 1 minggu,
“Sekarang yang dinilai tidak hanya sekitar perkotaan saja, tetapi sampai Kecamatan Sukolilo, Tayu dari Kementrian Lingkungan Hidup minta keterwakilan daerah, kalau ada 21 Kecanatan minimal ada 7 Kecamatan yang dikunjungi,”ujarnya
Sementara
anggota Komisi C DPRD Pati Karmijan dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa
“Saai ini tantangan dalam pengelolaan lingkungan adalah peningkatan volume sampah serta masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya. Problem sampah di Kabupaten Pati hampir setiap hari ada sekitar 700 ton atau 697 ton per-jiwa jika dihitung dan itu bisa tertampung di TPA hanya sekitar 100 ton, yang 500 ton belum terkelola dengan baik,”katanya
Moh.Ulin Nuha anggota Komisi C DPRD Pati menyampaikan pentingnya peningkatan kesadaran
dalam pengelolaan sampah. “Kesadaran untuk memilah sampah dari rumah tangga
masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kami dorong adanya edukasi yang
berkelanjutan adanya Gerakan ASRI ini sangat baik,”ujarnya. (dik)

