Seputarpati.com- Komandan Kodim (Dandim) 0718/Pati Letkol Arm.Timotius Yogi, M.Han. melaksanakan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pekalongan Kecamatan Winong Kabupaten Pati, yang pembangunannya telah mencapai 100 persen, pada Selasa (5/5/2026).
KDKMP Desa Pekalongan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk percepatan realisasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis koperasi desa/kelurahan.
Kehadiran Dandim 0718/Pati disambut Danramil Winong Kapten Inf Andik Setiawan bersama Kepala Desa Pekalongan Ukwatur Roi, S.pdi dan Ketua Koperasi Desa Merah Putih
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana KDKMP sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat desa.
Dalam keterangannya, Komandan Kodim (Dandim) 0718/Pati Letkol Arm.Timotius Yogi, M.Han, menegaskan salah satu program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo melalui Inpres Nomor 17 Tahun 2025.bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Pembangunan yang telah selesai secara fisik ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi,” jelasnya kepada seputarpati.com saat diwawancarai usai meninjau Koperasi Desa Merah Putih
Lebih lanjut Dandim mengatakan, untuk sementara di Kabupaten Pati berdiri sebanyak 290 KDMP yang tersebar di beberapa Desa, bahwa yang sudah berdiri 100 persen sejumlah 65 Desa.
“KDMP diharapkan bisa selesai semua dengan tepat waktu pada bulan Agustus mendatang dan kita targetkan 100 persen selesai, saat ini sudah proses droping barang sarana prasarana meliputi roda 3, truk dan mobil 4 WD, untuk sarana prasarana ini secara bertahap didroping dari Agrinas, kemudian Pak Kades untuk segera menyiapkan personil karyawan KDMP, “terang Dandim
Dandim menambahkan, program KDMP ini tujuanya baik walaupun banyak terjadi pro kontra dimasyarakat, mengenai pengadaan barang nanti di Kabupaten Pati akan dibentuk namanya Toko Serba Ada (TORASERA), KDMP nantinya akan diisi barang-barang dari BUMN seperti gas, pupuk, apotik ada obat-obatan, dan produk lainya,
“Keberadaan KDMP ini, dari Bapak Presiden adalah
untuk memangkas biaya operasional yang
biasa ditentunkan oleh distributor-distributor besar tujuanya supaya harga dari
pusat sampai ke desa bisa minimal,
melalui KDMP nantinya dapat menjadi motor penggerak ekonomi
desa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”jelas Dandim. (dik)


