Seputarpati.com-Dinas Perhubungan Kabupaten Pati mengoperasikan sebanyak 40 layanan armada yang akan melayani trayek angkutan sekolah dengan trayek Pati-Tlogowungu (SMPN 1, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, plus SMP Kanisius). Pati-Juwana (SMPN 1, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 8, plus SMAN 2 & SMA PGRI 1). Pati-Kaliampo (SMPN 2, SMPN 4, & SMPN 5). Pati-Trangkil (SMPN 1, SMPN 5, SMPN 6, SMPN, 7, & SMPN 8). Pati-Gembong (SMPN 3 plus SMAN 1).
Kesiapan layanan tersebut ditandai dengan Launching Trayek Angkutan Sekolah dalam rangka Pemberdayaan Awak Angkutan Perdesaan dengan tagline “AKU SADAR” (Awak Angkutan Perdesaan Berdaya & Sejahtera). Oleh Plt.Bupati Pati Risma Ardhi Candra Bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Tony Romas didampingi Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto, di Halaman SMP N 4 Pati, pada Selasa (21/7/2026) siang
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Tony Romas, mengatakan bahwa di Kabupaten Pati ada 16 trayek angkutan perdesaan yang terdata di Dinas Perhubungan, namun saat ini hanya 13 trayek yang masih aktif beroperasi, itupun dengan kondisi layanan yang terbatas.
“Jumlah armada angkutan perdesaan yang terdata di Dinas Perhubungan Kabupaten Pati sebanyak 211 armada, dengan kondisi yang ada saat ini, Pemerintah perlu hadir untuk memberdayakan Angkutan Perdesaan ini agar tetap eksis dan menjadi moda transportasi yang bisa diandalkan,”terangnya
Lebih lanjut Tony Romas menyampaikan, Untuk itu Dinas Perhubungan Kabupaten Pati akan membangun strategi pemberdayaan angkutan perdesaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pati dengan 4 program kegiatan yang sudah dijalankan
”Yaitu,
pertama mengembangkan Trayek Angkutan Sekolah yang akan di Launching hari ini.
Kepala
Dishub Tony Romas juga menambahkan, bahwa dengan program Launching trayek
angkutan sekolah dalam rangka pemberdayaan angkutan perdesaan ini bertujuan mengurangi
kepadatan lalu lintas khususnya saat jam berangkat dan jam pulang sekolah. meminimalisir
penggunaan sepeda motor oleh siswa SMP , memberdayakan angkutan perdesaan dan
mendidik anak tertib berlalu lintas.” Sehingga akan mengurangi dan mencegah
kecelakaan lalulintas,”pungkasnya. (Dik)

