Seputarpati.com Aktual, Lugas, Objektif

Dirut BPJS Kesehatan Pastikan Kesiapan Layanan Cathlab RSUD RAA Soewondo Pati

Seputarpati.com-BPJS Kesehatan terus berkomitmen menghadirkan akses layanan kesehatan yang semakin mudah bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penguatan pelayanan dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas di seluruh Indonesia. Salah satunya melalui perluasan layanan kesehatan canggih, termasuk layanan kateterisasi jantung (cathlab).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan, penguatan layanan kesehatan canggih menjadi bagian penting agar peserta JKN dapat memperoleh penanganan medis yang optimal tanpa harus menghadapi kendala akses maupun biaya. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan peserta lebih cepat, terutama pada kasus kegawatdaruratan

“Perluasan layanan cathlab merupakan komitmen BPJS Kesehatan dalam menghadirkan kemudahan layanan bagi peserta JKN. Dengan jumlah peserta JKN yang telah mencapai lebih dari 285 juta jiwa atau 98 persen lebih dari seluruh penduduk Indonesia, diharapkan peserta dapat memperoleh akses layanan jantung yang lebih dekat, lebih cepat, dan merata sehingga peluang keselamatan peserta juga semakin besar,” kata Pujo ketika mengunjungi layanan cathlab di RSUD RAA Soewondo Pati, Kamis (29/10).

Layanan Cathlab (Catheterization Laboratory) adalah fasilitas atau ruang tindakan medis di rumah sakit yang menggunakan teknologi sinar-X (fluoroskopi) dan selang tipis (kateter) untuk mendiagnosis serta menangani penyakit jantung dan pembuluh darah secara minimal invasif (tanpa pembedahan terbuka).

Dia menjelaskan, penyakit kardiovaskular menjadi kelompok penyakit dengan pembiayaan tertinggi pada tahun 2025 dengan pembiayaan JKN mencapai Rp11,83 triliun. BPJS Kesehatan telah menggelontorkan biaya lebih dari Rp3,5 triliun untuk pelayanan cathlab, dengan jumlah kasus mencapai lebih dari 138 ribu kasus.

“Besarnya kebutuhan ini menunjukkan dua hal sekaligus, pertama, layanan jantung harus semakin mudah diakses, dan kedua, setiap tindakan harus didasarkan pada indikasi klinis yang tepat,” ujarnya.

Pujo menyampaikan, kunjungan ke RSUD RAA Soewondo Pati dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas layanan cathlab agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Pati. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memperluas akses pelayanan jantung sekaligus mempercepat penanganan pasien yang membutuhkan tindakan medis segera.

“Selain itu, kami juga memastikan kesiapan sumber daya manusia, dokter spesialis, perawat ataupun tenaga kesehatan pendukung lainnya. Jika semuanya siap dan seluruh persyaratan dan proses sudah dilaksanakan sesuai ketentuan, maka layanan cathlab ini sudah bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyambut baik kunjungan Direktur Utama BPJS Kesehatan tersebut. Ia berharap rencana kerja sama antara RSUD RAA Soewondo Pati dan BPJS Kesehatan dapat segera terealisasi. Ia menilai, keberadaan fasilitas kateterisasi jantung memungkinkan masyarakat mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang lebih dekat, tanpa harus menunggu kondisi penyakit menjadi kritis.

“Layanan cathlab di RSUD RAA Soewondo sudah ada sejak tahun 2023 dan sudah menangani beberapa pasien. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pati, termasuk peserta JKN,” tegas bupati. (H/D)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak